Model Black Sholes Dalam Penentuan Harga Opsi
April 23, 2008
Untuk melengkapi bahasan yang telah diuraikan pada tulisan - tulisan saya sebelumnya khususnya tentang trading opsi/trading option, yang juga bisa Anda baca tentang model binomial dalam penentuan harga opsi akan ditambahkan sebuah model dalam penentuan harga opsi tipe Eropa. Ada baiknya juga jika Anda terlebih dahulu membaca tulisan saya mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi harga opsi supaya tidak menjadi binging saat membaca model Black Scholes ini. Model berikut sering disebut sebagai model Black-Scholes yang sangat sering digunakan dalam praktek trading opsi pada pasar nyata. Seperti model – model sebelumnya seperti telah diuraikan diatas, dalam model ini juga mengasumsikan bahwa saham tidak memberikan pembayaran deviden. Adapun model Black-Scholes diberikan representasi :


dan opsi call untuk model Black-Scholes diberikan representasi sebagai berikut:
C(S,t) = ![]()
Dimana, S adalah harga awal saham dan
fungsi distribusi probabilitas seperti diberikan oleh persamaan :
![]()
Untuk contoh-contoh aplikasi penggunakan metode Black Scholes ini akan dituliskan pada postingan selanjutnya.
Trading Bebas Resiko dengan Strategi Arbitrage
April 7, 2008
Arbitrage, yakni salah satu metode trading yang bebas resiko. Kenapa dikatakan bebas resiko? karena 99.99% Anda akan memperoleh keuntungan jika menerapkan metode ini. Dalam hal ini saya hanya akan membahas metode ini dan pada tarding saham dan derivatifnya. Meskipun dalam kenyataannya metode ini juga sering dipakai sebagai investasi bebeas resiko pada judi pertandingan olah raga.
Aplikasi metode ini adalah seorang trader masuk di dua pasar sekaligus dengan arah berlawanan, atau dengan kata lain di pasar pertama trader melakukan buy dan di pasar yang lain trader melakukan sell.
Sebagai contoh misalkan sebuah saham XYZ selain di perdangankan di New York Stock Exchange (www.nyse.com) juga diperdagangkan di pasar London yakni London Stock Exchange (www.stockex.co.uk). Misalkan juga bahwa saham XYZ di perdagangkan di New York Stock Exchange dengan harga $165 per share dan di perdagangkan di London Stock Exchange dengan harga GBP 85. Dan diketahui bahwa 1 GBP setara dengan 1,9968 USD (Anda bisa mengecek berapa nilai per Pound terhadap dollar menggunakan google dengan mengetikkan “1 GBP in USD” tanpa tanda petik). Jika saya membeli sebanyak 100 share di London (stockex.co.uk) dan menjual 100 share saham XYZ di New York (NYSE) pada waktu yang bersamaan, maka tidak peduli apakah harga saham mau naik atau turun. Saya akan mendapatkan keuntungan sebesar 100 x ($1.9968 x 85 - $165) = $472.8. Tentu saja ini belum termasuk ongkos transaksi. Jika transaksi dikenakan sebanyak $50 maka net profit saya adalah $422.8. Untuk memperjelas contoh ini silakan lihat trader desk dibawah ini:
Trader’s Desk
New York Stock Exchange: $165 per share
London Stock Exchange: 85 GBP
Foreign Exchange Rate 1 GBP = 1.9968 USD
Trader Arbitrage strategy
- Buy 100 shares in London
- Sell 100 Shares in New York
- Convert the sale proceed from pounds to dollars
The Profit
100 x [($1.9968 x 100) - $165) = $472.8
Transaction Fee $50
Net Profit
$472.8 - $50 = $422.8
Demikianlah bagaimana arbitrage sering menjadi pilihan investor dalam memperoleh keuntungan di pasar saham maupun derivatifnya semacam opsi dan komoditi berjangka. Bahasan lebih lengkap tentang bagaimana kemungkinan arbitrage ini bisa diterapkan. So jangan lupa mem-bookmark halaman ini dengan menekan (Crtl+D) untuk membaca tulisan berikutnya.



















