Model Binomial Dengan Pendekatan Volatiliti Dalam Penentuan Harga Opsi

22 April 2008

Dua macam sekuritas yang paling besar adalah saham dan rekening bank. Satu share saham pada suatu perusahaan merepresentasikan bagian kepemilikan terhadap perusahaan suatu dengan nilai pembayaran tak tentu yang tergantung pada keberhasilan dari suatu bisnis tertentu. Sedangkan bond merupakan suatu pinjaman yang harus dibayarkan kembali, rekening bank dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah atau perkembangan pasar modal. Dalam subbab ini penulis akan mangacu pada kasus bagaimana harga saham mengikuti suatu proses binomial sederhana. Pada setiap waktu harga saham dapat bergerak naik atau turun yang digambarkan dalam persen. Ketika harga saham bergerak mengikuti suatu proses tertentu dimana terdapat sebuah asset bebas resiko. Opsi yang ditulis pada saham tersebut cukup mudah dalam penentuan harganya.

Menentukan nilai p, u , d Pada Model Binomial Dengan Pendekatan Volatiliti

Misalkan terdapat sebuah opsi yang tidak memberikan pembayaran deviden. akan dibagi panjang hidup dari opsi menjadi sejumlah subinterval waktu dengan panjang δt. Misalkan diasumsikan bahwa pada setiap interval waktu harga saham akan bergerak dari harga awal yaitu S0 menjadi salah satu dari dua nilai baru yaitu S0u dan S0d. Model ini seperti digambarkan pada gambar dibawah ini. Secara umum, u > 1 dan d < 1. Pergerakan dari S0 menjadi S0u disebut sebagai pergerakan naik dan saham yang berubah dari S0 ke S0d disebut sebagai pergerakan turun. Probabilitas pergerakan naik di notasikan dengan p dan pergerakan turun dinotasikan dengan 1 – p.

Model Binomial

Akan dibuat sebuah desain pohon untuk merepresentasikan kelakuan harga saham. Parameter p, u, d harus memberikan nilai yang benar untuk mean dan variansi dari harga saham selama suatu interval waktu δt. Return yang diharapkan dari saham disebut sebagai tingkat suku bunga bebas resiko r. Oleh karena itu harapan dari harga saham pada akhir suatu interval waktu δt adalah , dimana S adalah harga saham pada awal interval waktu. Ini berarti mengikuti :

Model Binomial

Seperti telah diketahui sebelumnya, standar deviasi presentase perubahan harga saham pada interval waktu yang cukup kecil δt adalah . Variansi dari presentase perubahan ini adalah . Misalkan variansi dari Q didefinisikan E(Q2) - E(Q)2, dimana E berkenaan dengan nilai ekspektasi, ini berlaku bahwa :

Model Binomial

Persamaan diatas mengahasilkan dua kondisi pada p,u dan d. Kondisi ketiga yang digunakan oleh Cox, Ross, Rubenstein adalah :

Cox Ross And Rubensten

Ini dapat menunjukkan bahwa dengan memberikan nilai δt yang kecil, terdapat tiga kondisi yang dihasilkan :

Cox Ross And Rubensten

dimana

R

Variabel a disini menunjukkan sebagai faktor pertumbuhan.

Model Binomial

Baca Juga

One Response to “Model Binomial Dengan Pendekatan Volatiliti Dalam Penentuan Harga Opsi”

  1. Model Black Sholes Dalam Penentuan Harga Opsi | Pengabdian Dot Com on April 23rd, 2008 22:31

    [...] saya sebelumnya khususnya tentang trading opsi/trading option, yang juga bisa Anda baca tentang model binomial dalam penentuan harga opsi akan ditambahkan sebuah model dalam penentuan harga opsi tipe Eropa. Ada baiknya juga jika Anda [...]

Got something to say?