Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Harga Opsi
8 April 2008
Ada enam faktor yang mempengaruhi harga opsi:
- Harga Saham Saat ini (So)
- Strike Price (X)
- Waktu menejelang Kadaluarsa/Time to expirate (T)
- Volatilitas Saham (sigma)
- Tingkat Suku bunga bebas resiko (Risk Free Interest Rate
- Deviden yang diharapkan selama masa hidup opsi
Harga Saham dan Strike Price
Harga saham mempunyai hubungan yang berbanding lurus terhadap harga call opsi dengan kata lain, kenaikan harga saham juga akan menyebabkan nilai call opsi semakin naik, sedangkan dalam kasus opsi put harga saham mempunyai hubungan yang terbalik, yang artinya kenaikan harga saham akan memicu turunnya nilai put option.
Pada kasus call option, strike price mempunyai hubungan yang terbalik yakni kenaikan strike price akan menyebabkan penurunan nilai call option, sedangkan pada kasus put option, naiknya strike price akan menyebab naiknya nilai put option tersebut
Waktu sampai kadaluarsa
Lamanya waktu menjelang kadaluarsa opsi berbanding lurus dengan harga opsi, atau dengan kata lain semakin lama waktu kadaluarsanya semakin tinggi nilai opsinya.
Volatilitas
Baik pada opsi call ataupun opsi put, semakin tinggi volatilitas saham yang mendasari semakin tinggi pula nilai opsi (sebagai derivatifnya)
Tingkat Suku Bunga Bebas Resiko
Hubungan Tingkat suku bunga bebas resiko terhadap penentuan harga opsi sama halnya dengan hubungannya Harga saham (Stock Price) terhadap harga opsi, yakni berbanding lurus terhadap opsi call dan berbanding terbalik terhadap opsi put.
Deviden
Bebeda dengan tingkat suku bunga bebas resiko, pengaruh deviden terhadap harga opsi akan berbanding lurus pada opsi put dan berbanding terbalik pada opsi call.
Bagaimana bentuk hubungan dari faktor-faktor diatas akan saha bahas pada tulisan berikutnya yakni tentang Metode Black Scholes Pada Penentuan Harga Opsi
Baca Juga
Got something to say?



















